Tuesday, January 5, 2016

"Kasih Tanpa Syarat.."




Ya Allah Ya Ilahi
Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,
berfikir sebelum bertindak,
santun dalam berbicara,
tenang ketika gundah,
diam ketika emosi melanda,
bersabar dalam setiap ujian.

Jadikanlah kami orang yang selembut Abu Bakar As-Siddiq,
sebijaksana Umar bin Khattab,
sedermawan Uthman bin Affan,
sepintar Ali bin Abi Thalib,
sesederhana Bilal & setegar Khalid bin Walid r.a,
Amiin ya Rabbal'alamin


Putra: kasih tanpa harga tapi ada nilai..

Why are you sad when one doesn't give you their attention?
No worries because Allah is always by your side giving you His attention..




Seekor anak kucing yang kecil mungil sedang berjalan-jalan di ladang pemiliknya. Ketika dia mendekati kandang kuda, dia mendengar binatang besar itu memanggilnya. Kata kuda itu : “Kamu pasti masih baru di sini, cepat atau lambat kamu akan mengetahui kalau pemilik ladang ini mencintai saya lebih dari binatang lainnya kerana saya mampu mengangkut banyak barang untuknya. Saya kira binatang sekecil kamu tidak akan bernilai sama sekali baginya”, ujarnya dengan sinis & bongkak. 



Putra. Lenaku lelah di pangku kasih..


Anak kucing yang kecil itu menundukkan kepalanya & pergi. Lalu dia mendengar seekor lembu di kandang sebelah berkata : “Saya adalah binatang yang paling terhormat di sini sebab tuan di sini membuat keju & mentega dari susu saya. Kamu tentu tidak berguna bagi keluarga di sini”, dengan nada mencemuh & bangga.

Teriak seekor keldai : “Hoi lembu! Kedudukanmu tidak lebih tinggi dari saya. Saya memberi mantel bulu kepada pemilik ladang ini. Saya memberi kehangatan kepada seluruh keluarga. Tapi kata-katamu mengenai anak kucing kecil itu, sememangnya kamu memang benar. Dia sama sekali tidak ada manfaatnya di sini.”



Satu demi satu binatang di situ ikut serta dalam percakapan itu sambil menceritakan betapa tingginya kedudukan & peranan mereka di ladang itu. Ayam pun berkata bagaimana dia telah memberikan telur. Semua binatang sepakat kalau si anak kucing yang kecil itu adalah mahluk yang tidak berguna sama sekali & tidak mampu memberikan apapun sumbangan kepada keluarga itu.


Terpukul oleh kecaman binatang-binatang lain, anak kucing yang kecil itu pergi ke tempat sepi & mulai menangis meratapi nasibnya. Sedih rasanya. Sudahlah yatim piatu, dianggap tidak berguna, disingkirkan dari pergaulan lagi..

Ada seekor anjing tua di situ mendengar tangisan tersebut, lalu mendengar keluh kesah si anak kucing yang kecil mungil itu. 

“Saya tidak dapat memberikan layanan kepada keluarga disini & sayalah haiwan yang paling tidak berguna disini.” 


ERIC

Kata anjing tua itu : “Memang benar bahawa kamu terlalu kecil untuk menarik pedati, kamu tidak bisa memberikan telur, susu ataupun bulu. Tetapi bodoh sekali jika kamu menangisi sesuatu yang tidak bisa kamu lakukan. Kamu harus menggunakan kemampuan yang diberikan oleh Sang Pencipta untuk membawa kegembiraan & kebahagiaan. ” 


Milo, sepi itu indah

Malam itu ketika pemilik ladang baru pulang & tampak amat lelah kerana perjalanan jauh di panas terik matahari. Anak kucing yang kecil itu lari menghampirinya, menjilat kakinya & melompat ke dalam pelukan tuannya. Sambil menjatuhkan diri ke tanah, pemilik ladang & anak kcuing yang kecil itu berguling-guling di rumput disertai tawa ria. Akhirnya pemilik ladang itu memeluk dia erat-erat & mengusap-usap kepalanya, serta berkata : “Meskipun saya pulang dalam keadaan letih, tapi rasanya semua jadi sinar & indah bila kau menyambutku semesra ini. Kamu sungguh yang paling berharga di antara semua binatang di ladang ini, kecil-kecil kamu telah mengerti ertinya kasih..”

Jangan sedih kerana kamu tidak dapat melakukan sesuatu seperti orang lain kerana memang tidak memiliki kemampuan untuk itu, tetapi apa yang kamu dapat lakukan, lakukanlah itu dengan sebaik-baiknya.. 


bersama mama Meow.'kasih tanpa Syarat'


Dan jangan sombong jika kamu merasa banyak melakukan beberapa hal pada orang lain, kerana orang yang tinggi hati akan direndahkan & orang yang rendah hati akan ditinggikan.


"Everyone thinks of changing the world but no one thinks of changing himself.."

Nabi Muhammad s.a.w bersabda,
“Bertaqwalah kepada Allah dimana jua engkau berada & balaslah perbuatan buruk dengan perbuatan baik nescaya kebaikan itu akan menutupi keburukan & bergaullah sesama manusia dengan akhlak yang baik..”

(Hadis Riwayat At-Tirmidzi)


C.I.N.T.A ADALAH ANUGRAH, PELIHARALAH IA SEMENTARA KITA MASIH MERASAI KEUJUDANNYA...